Minggu, 10 Mei 2009

Wisma Tegal Arum

Jika Anda pergi ke salah satu pulau di Borneo yaitu Banjarmasin, Kalimantan Selatan...bingung cari tempat untuk menginap???Tak jauh dari Bandara Syamsuddin Noor terdapat tempat menginap yang nyaman, Wisma Tegal Arum, wisma yang bangun tahun 2002 oleh suami -istri H.Abdul Kadir dan Hj. Itna ini bernuansa asri, siapapun yang menginap disana akan merasa seperti di rumah. Memang bukan sembarang wisma, suasananya yang tenang jauh dari keramaian menyuguhan nuansa yang berbeda setiap kamar wismanya. Tak heran setiap pengunjung wisma yang sudah sering menginap memilih tempat favoritnya.















Untuk jumlah kamar kurang lebih 20 kamar. Ada yang double bed dan single bed, atau pun twin bed.Letak kamarpun berbeda 10 kamar berada di luar bangunan utama, 8 kamar di dalam bangunan utama sedangkan 2 kamar berada di lantai 2 dengan view langsung melihat ke arah parkiran pesawat dan mobil-mobil di seberang, di jalan Ahmad Yani.
Jangan kaget jika Anda ke wisma tersebut tidak mendapat kamar, karena di wisma ini setiap pengunjung harus menelpon jauh-jauh hari untuk memesan kamar, karena wisma ini banyak dikontrak perusahaan - perusahan, seperti perusahaan tambang, penerbangan, maupun dari pihak Angkatan karena wisma ini kerap kali di pakai untuk menerima tamu-tamu penting seperti ,manager, direktur, mayor maupun jenderal.
Dengan harga kisaran 150.000 samapa 200.000 anda sudah dapat menikmati kamar dengan fasilitas Ac, Hot water, bed yang nyaman, TV, lemari, sejadah untuk muslim, keamanan 24 jam, breakfast, antar jemput bandara, tiketing jika anda perlu tiket pesawat segera. Sering kali wisma ini mendapat titipan mobil dan kendaraan, bagi mereka yang ingin keluar kota dengan pesawat. Wisma ini tidak ada libur dan buka 24 jam. Tapi jangan coba-coba Anda berbuat hal yang tak wajar, karena Pak Haji, sering orang menyebutnya, tidak akan membiarkan tamunya membawa tamu untuk menginap jika tidak ada status menikah, dan non alkohol.
Anda tertarik? cara menuju wisma terbilang mudah, jikan Anda dari bandara, anda tanya saja ke tukang ojek, taxi, maupun pos jaga angkatan udara dekat bandara, mereka akan senang hati menunjukan letak wisma tersebut, kalau perlu akan mereka antar sampai tujuan. atau jika andara ragu telpon saja ke 0511-7401825 dengan H. Abdul Kadir langsung.


Anda tau pasar terapung?

Festival Budaya Pasar Terapung 2008.






















Keberadaan pasar terapung ini, konon, tak lepas dari sejarah berdirinya Kota Banjarmasin. Pada tahun 1526, Sultan Suriansyah mendirikan kerajaan di tepian sungai Kuin dan Barito yangHiruk pikuk pasar terapung di Banjarmasin memang merupakan daya tarik tersendiri. kemudian menjadi cikal bakal berdirinya kota Banjarmasin. Di tepian sungai ini pula pusat perdagangan di Banjarmasin dimulai.

Selain pasar terapung di Kuin Banjarmasin, pasar terapung lain dapat dijumpai di Lok Bintan, yang berada di atas sungai Martapura di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Pasar terapung Lok Baintan memang belum sepopuler pasar terapung Kuin di Banjarmasin. Mungkin karena lokasinya yang cukup jauh dari pusat kota, sehingga wisatawan lebih suka singgah di pasar terapung Kuin.
















Masjid Raya ini memberikan warna keagamaan yang sangat khas dan kental di kalangan masyarakat Banjarmasin khususnya di dalam penyiaran Agama Islam. Masjid ini dalam setiap minggunya tidak kosong dari pengajian-penajian agama atau Majelis Ta’lim.Menjadi suatu kebanggaan, Presiden Soeharto pada waktu itu, berkenan hadir meresmikan buah karya ini.















Mahligai Al Qur’an salah satu lokasi pengembangan Islam Kalsel
















Masjid Sultan Suriansyah, masjid tertua di Banjarmasin















masjid Al-karomah di martapura




















Siapa yang tidak kenal dengan Pasar Martapura, Pasar yang apabila dilihat baru dari luarnya aja sudah cukup eksotis, karena dirancang dengan gaya / model tersendiri dan cukup unik, kamu bisa beli apa aja disana, semua oleh oleh perhiasan dari berbagai jenis batu sampai dengan intan ada disana, untuk harga ya lumayan bervariasi, untuk harga relatif, maksudnya tergantung tebal dompet orang nya.





























Ada suatu tempat didaerah kalimantan selatan tepatnya dibatas kota antara martapura dan banjarbaru suatu wadah untuk pengolahan intan dan pengasahannya hingga intan itu bisa dibikin perhiasan. anda semua dapat melihat dan menyaksikannya sendiri. Intan-intan mentah didapat dari para pencari intan di pendulangan intan cempaka banjarbaru. para wisata biasanya kita ajak langsung ketempat pencarian (pendulangan) intan tersebut.